Tasikmalaya, 13 Agustus 2025 - Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Riyadlul Ulum (UNIRU) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Persiapan Penyusunan Dokumen Renstra, RKT/Program Kerja, dan RKAT pada Rabu,12 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Ruang 113 ini menjadi langkah awal dalam membangun sistem perencanaan yang lebih terarah, terukur, dan melibatkan seluruh unit kerja di lingkungan universitas.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Senat, Rektor, Wakil Rektor I, II, III, dan IV, Sekretaris Universitas, Bendahara Universitas, Ketua LPPM, para Dekan Fakultas, Ketua Program Studi, serta Kepala Unit/Biro di lingkungan Universitas Riyadlul Ulum.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Riyadlul Ulum menekankan pentingnya pendekatan bottom-up dalam membangun lembaga yang kuat dan berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan lembaga tidak semata-mata bergantung pada instruksi dari pimpinan, tetapi juga tumbuh dari kesadaran dan inisiatif setiap unit kerja.
“Kenapa kita memakai metode bottom-up untuk menjadi lembaga yang sukses? Karena kita tidak menunggu perintah dari atas, tetapi membangun kesadaran dari masing-masing sehingga terbentuk kepedulian terhadap lembaga,” ujar Rektor.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa metode bottom-up tidak hanya berkaitan dengan mekanisme penyusunan dokumen perencanaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya kepemilikan dan kepedulian terhadap institusi. Setiap unit kerja diharapkan mampu mengidentifikasi kebutuhan, menetapkan arah pengembangan, serta menyusun program berdasarkan kondisi dan potensi masing-masing, sehingga perencanaan yang dihasilkan memiliki relevansi dan rasa tanggung jawab yang lebih kuat.
Sementara itu, Ketua LPM menjelaskan bahwa Renstra, RKT/Program Kerja, dan RKAT merupakan tiga dokumen yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan dalam proses perencanaan institusi.
“Dokumen Renstra, RKT, dan RKAT itu sangat penting dan merupakan satu kesatuan karena ketiganya menentukan tujuan dan rencana yang terukur,” ungkap Ketua LPM.
Lebih lanjut, ketiga dokumen tersebut dapat dipahami sebagai satu rangkaian perencanaan. Renstra menjadi dasar dalam menentukan arah dan sasaran strategis unit kerja dalam periode tertentu. Selanjutnya, RKT/Program Kerja menerjemahkan arah strategis tersebut ke dalam program dan kegiatan yang lebih konkret, sedangkan RKAT memberikan dukungan penganggaran agar program yang telah direncanakan dapat dilaksanakan secara realistis dan terukur.
Dengan demikian, penyusunan ketiga dokumen tersebut diharapkan tidak dilakukan secara administratif semata, tetapi menjadi instrumen manajemen yang mampu menghubungkan arah strategis, program kerja, indikator kinerja, dan kebutuhan anggaran setiap unit kerja.
Kegiatan sosialisasi ini sekaligus menjadi tahap persiapan bagi seluruh unit kerja untuk menyusun dokumen perencanaannya masing-masing. Melalui pendekatan bottom-up, LPM mendorong agar perencanaan dimulai dari unit kerja sebagai sumber informasi dan kebutuhan yang kemudian dapat menjadi bahan dalam penyusunan perencanaan pada tingkat universitas.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan proses perencanaan yang lebih partisipatif, realistis, dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing unit. Pada akhirnya, keterhubungan antara perencanaan unit kerja dan perencanaan universitas diharapkan dapat memperkuat pencapaian visi, misi, serta tujuan strategis Universitas Riyadlul Ulum.
Bagi LPM, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat budaya mutu dan tata kelola perencanaan di lingkungan Universitas Riyadlul Ulum. Dokumen perencanaan yang tersusun secara sistematis akan menjadi salah satu fondasi penting dalam pelaksanaan, monitoring, evaluasi, serta peningkatan kinerja institusi secara berkelanjutan.
Melalui penyusunan Renstra, RKT/Program Kerja, dan RKAT yang terintegrasi, Universitas Riyadlul Ulum diharapkan tidak hanya memiliki dokumen perencanaan yang lengkap, tetapi juga memiliki arah gerak kelembagaan yang jelas, program yang terukur, serta penganggaran yang selaras dengan prioritas strategis menuju universitas unggul, berbudaya mutu dan berdampak untuk masyarakat dan pengguna lulusan.