Dalam rangka memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Riyadlul Ulum (UNIRU) menyelenggarakan rapat penyegaran kompetensi Auditor Internal. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis universitas dalam menjaga konsistensi mutu serta meningkatkan profesionalisme auditor internal.
Rapat penyegaran ini diikuti oleh para auditor internal dan pengelola mutu di lingkungan Universitas Riyadlul Ulum. Fokus utama kegiatan tidak hanya pada penyamaan persepsi terkait standar dan instrumen Audit Mutu Internal (AMI), tetapi juga pada penguatan etika auditor serta evaluasi pelaksanaan audit periode sebelumnya.
Menariknya, dalam kegiatan tersebut LPM UNIRU juga melakukan sosialisasi awal aplikasi pendukung audit internal yang dikembangkan untuk memudahkan auditor dalam menjalankan tugasnya. Aplikasi ini diadopsi dan dikembangkan dengan merujuk pada praktik baik dari Universitas Darussalam Gontor (UNIDA), kemudian disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik UNIRU.
Ketua LPM UNIRU menjelaskan bahwa pengembangan aplikasi ini merupakan bagian dari penerapan konsep ATMS (Amati, Tiru, Modifikasi, dan Sempurnakan). “Kami mengamati sistem yang sudah berjalan baik, menirunya sebagai referensi, lalu memodifikasi dan menyempurnakannya agar sesuai dengan budaya mutu dan sistem yang dibangun di UNIRU,” jelasnya.
Aplikasi tersebut dirancang untuk membantu auditor internal dalam mengelola data audit, mendokumentasikan temuan, serta memantau tindak lanjut hasil audit secara lebih sistematis dan efisien. Saat ini, aplikasi masih berada pada tahap pengembangan, dan masukan dari para auditor menjadi bagian penting dalam proses penyempurnaan ke depan.
Melalui penyegaran kompetensi auditor yang dibarengi dengan inovasi digital ini, LPM UNIRU menegaskan komitmennya dalam membangun sistem penjaminan mutu yang adaptif, efektif, dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat budaya mutu di seluruh unit kerja serta mendukung pencapaian visi mutu universitas.